Pages

Jumat, 09 Maret 2012

Berbenah, RSUD Pandan Tambah 4 Dokter Spesialis

PANDAN-Untuk meningkatkan pelayanan medis, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan terus melakukan pembenahan. Kalau sebelumnya hanya memiliki 5 orang dokter spesialis, kini rumah sakit yang dipimpin Dr Rikardo Situmeang tersebut menambah 4 dokter spesialis.

Mereka yakni dr Yonatan Noldy Lukas sebagai dokter Residen Bedah, dr E Heriawati Sitepu dokter Residen Penyakit Kulit dan Kelamin, dr Yuswita Santi Siregar dokter Residen Penyakit Dalam, dan dr Meity Elvina dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan.

“Sebelumnya hanya ada 5 dokter spesialis, yakni dr Linda Stella Tarigan dokter Residen spesialis Patologi Klinik, dr Arif Simatupang SpS dokter spesialis saraf, dr Januar HM Sitorus SpM dokter spesialis mata, dr Vivera SpP dokter spesialis penyakit paru, dan dr Syaifuddin Lubis SpR dokter spesialis radiologi. Sekarang jadi 9 setelah kita tambah 4,” bilang Direktur RSUD Pandan, dr Rikardo Situmeang, Selasa (6/3).

dr Ricardo Situmeang mengatakan, kedatangan para dokter ini merupakan buah kerjasama antara Pemkab Tapteng dengan Kementerian Kesehatan di Jakarta. “Sebagai upaya untuk meningkatkan tenaga medis dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kita menambah 4 tenaga dokter. Ini melengkapi dokter-dokter spesialis yang selama ini sudah kita miliki,” kata dokter yang bakal maju dalam Pemilukada Taput mendatang.

Ditambahkannya, kehadiran tenaga ahli dokter dibidang Bedah Tulang, diharapkan akan dapat menangani pasien yang bersifat gawat darurat semisal patah maupun retak tulang akibat kecelakaan ataupun pada kasus penganiayaan. Sementara kehadiran tenaga dokter ahli di bidang kandungan dan kebidanan nantinya akan dapat semakin meningkatkan pelayanan RSUD Pandan terhadap para warga yang tengah mengandung maupun yang akan melahirkan, baik secara normal maupun dengan bantuan operasi Caesar.

“Sementara tenaga ahli dokter di bidang penyakit dalam merupakan tenaga ahli yang selama ini kita nantikan kehadirannya. Karena selama ini, penanganan berbagai penyakit dalam seperti darah tinggi, serangan jantung, diabetes mellitus atau kencing manis dan lain sebagainya tidak mampu kita layani hingga terpaksa kita rujuk ke rumah sakit lain. Padahal penderita penyakit dalam ini cenderung sangat banyak ditemukan atau diderita oleh masyarakat Tapteng. Dengan hadirnya dr Yuswita Santi Siregar sebagai dokter penyakit dalam, kita berharap para pasien penyakit ini akan bisa kita layani semaksimal mungkin,” tuturnya.

Sedangkan terkait kehadiran dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin, dikatakannya akan sangat menguntungkan. Sebab, dengan adanya dokter tersebut maka RSUD Pandan sudah bisa membuka Klinik Pencegahan HIV AIDS.

“Dengan banyaknya penyebaran lokasi-lokasi yang disinyalir menyimpan pekerja seks komersial (PSK) di Tapteng, kita khawatir penyakit HIV maupun AIDS akan banyak menular. Selama ini kita tidak mampu berbuat banyak untuk memeriksa kesehatan para PSK ataupun para pelayan kafe minuman keras dikarenakan kita tidak memiliki dokter tenaga ahli. Datangnya dokter spesialis kulit dan kelamin ini akan memudahkan kita untuk memeriksa mereka sekaligus mencegah penyebaran penyakit HIV AIDS di Tapteng. Semoga dengan kehadiran para dokter spesialis yang baru ini akan dapat meningkatkan pelayanan kami terhadap berbagai penyakit yang diderita masyarakat di Tapteng,” pungkasnya.(MS)

0 komentar:

Poskan Komentar